3 Desember - Tuhan Memberkati Keluarga Yusuf

 Halo!

Tema hari ini adalah kisah Yusuf yang belum selasai dibahas minggu lalu, yaitu tentang kehidupan Yusuf di dalam Kejadian 41 sampai 50. Kejadian 37,38,39 dan 40 tentang perjuangan Yusuf yang penuh dengan naik turun, sedangkan Kejadian 41 sampai 50 tentang sukses Yusuf di akhir dan gabungan dia sama keluarganya.  

2 tahun setelah Yusuf menafsirkan mimpi Juru Minuman dan Tukang Roti, kita lihat bahwa Firaun mempunyai sebuah mimpi yang mengkhawatirkan sekali dan membuat dia menjadi rasa stres. Juru Jinuman mengingat Yusuf dan menceritakan tentangnya ke Firaun, yang dia sedang melayani.Yusuf dibebas dari penjara dan menasihati Firaun setelah dia menafsirkan mimpinya. Namun, Yusuf rendah hari - dia mengetahui bahwa kemampuan dia untuk menafsirkan mimpi tidak milik dia tapi Tuhan. Firaun bisa lihat bahwa Tuhan bersama Yusuf dan dia orang bijaksana.

Makanya, Yusuf dipromosikan menjadi wakil pemimpin Mesir dan dia sangat penting dalam pemerintahan  negara tersebut. Dalam kelaparan yang diprediksi oleh Yusuf, Mesir mempunyai kebanyakan makanan, dan semua orang pergi ke Mesir untuk membeli gandum. Setiap orang mengandalkan kepada Mesir untuk makanan, Mesir mengandalkan kepada Yusuf, dan Yusuf mengandalkan kepada Tuhan. Bahkan saudaranya pergi ke Mesir until membeli makanan untuk keluarga mereka.

Namun, saudaranya tidak akan mendapat gandum tersebut tanpa ujian. Karena Yusuf pemerintah bagian kejualan makanan dan dia kenal sama mereka, dia uji mereka until bawa adik mereka, yaitu Benyamin. Saudara-saudara bisa lulus ujian pertama ini, dan dalam perhatian, membawa adik terkecil tersebut, yang dicintai sekali oleh ayah mereka. Namun, Yusuf uji mereka dengan tes kedua -  dengan meletakkan cangkir terbuat dari perak dalam tas Benyamin.

Namun, ketika saudara Yusuf melihat Benyamin yang sudah ingin diambil, Yehuda pembersembahkan diri untuk diambil ke dalam penjara jadi Benyamin tidak akan dipenjarakan. Yehuda juga orang yang menjual Yusuf sebagai budak daripada membunuhnya. Yusuf melihat bahwa saudaranya sudah bertobat dan dia membuka identitas dia sebagai saudaranya dan mengampuni mereka. Yakub pergi ke Mesir dengan anaknya dan mulai hidup di Goshen. Setelah Yakub meninggal dan dikuburkan, Yusuf mengatakan lagi bahwa dia sudah mengampuni mereka sesungguhnya.

Poin utama dari pengajaran hari ini adalah Tuhan bisa menjadikan sesuatu buruk jadi sesuatu bagus. Ketika anak Yakub semua menjual adiknya, Yusuf, Allah  memungkinkan melalui situasi ini adalah penyelematan untuk banyak orang dari kelaparan, termasuk Yakub. Dia Tuhan yang sama yang menjadikan hukum yang tidak adil kepada Yesus  ke penebusan. 


Comments

Popular posts from this blog

14 Januari - Tuhan Mengajar Umat-Nya untuk Memuji dan Menyembah

26 November - Tuhan Bersama Yusuf