5 November - Menara Babel

Daripada diterjemahkan eksposisi buku Yakobus (blog pertama saya menulis lima bulan lalu), saya akan diterjemahkan topik tentang Menara Babel yang saya menulis sekitar satu bulan lalu karena sudah malam.

Nuh mempunyai tiga anak, yaitu Shem, Ham, dan Yafet. Manusia bertambah jumlah. Apakah keturunan Musa bisa taat sama Allah? 

Dalam Kejadian 11, kita mendengar bahwa semua manusia kerjasama untuk buat dosa. Pertama, di dalam ayat 2, mereka sudah berdosa. Tuhan berkata kepada mereka untuk menyebar. Tetapi mereka semua pergi ke timur dan berhenti disana di tempat bernama Shinar (Kejadian 11:4).

Mereka semua menggunakan bahasa sama, makanya bisa kerjasama dengan mudah dan gampang. Mereka ingin buat menara yang sangat tinggi. Tetapi, mereka membuat menara ini dengan keinginan salah. Mereka ingin membuat menara ini untuk kemuliaan sendiri.

Tetapi, Tuhan adalah Tuhan suci dan perlu berhenti apa yang jahat. Dia membingungkan bahasa mereka jadi manusia tidak bisa melanjutkan konstruksi menaranya. Orang berserakan kemana mana. Apa yang kita bisa belajar dari kisah Menara Babel adalah Tuhan suci dan adil, tetapi dia juga memiliki anugerah (Dia tidak menghapuskan manusia, walaupun manusia berdosa). Kita also belajar manusia tetap berdosa setelah air bah.


Comments

Popular posts from this blog

14 Januari - Tuhan Mengajar Umat-Nya untuk Memuji dan Menyembah

26 November - Tuhan Bersama Yusuf

3 Desember - Tuhan Memberkati Keluarga Yusuf