31 Desember - Tuhan Memberi Hukum kepada Umat-Nya

Halo!

Pelajaran ini mungkin kelihatan seperti salah satu topik di September, tetapi ada beberapa pokok beda, walaupun juga ada pokok yang sama.

Orang Israel berhenti di Gunung Sinai (atau Horeb) untuk menerima Hukum dari Tuhan. Kini, kita hanya membahas akuisisi Hukum Moral, seperti 10 Sepuluh Hukum. Pertama, Hukum ini untuk apa?

Sebenarnya, Hukum ini mempunyai banyak guna. Tentu saja ini pembatasan dosa dan menujukkan jalan yang Tuhan inginkan UmatNya menjalani, tetapi juga menujukkan bahwa Tuhan itu Suci. Yohannes Calvin telah menjawabi pertanyaan ini, dan berkata hukum adalah (1) cermin, (2) pembatasan dosa dan (3) tanda anugerahNya. 

 Iya, Hukumlah tanda anugerahNya karena kita tidak layak diselamatkan tetapi Dia menyelamatkan kita dan memberi kita dengan Roh Kudus untuk melawan pencobaan jadi kita mematuhi hukumNya. Inilah anugerah Dia - Dia menujukkan kebaikan kepada kita yang kita tidak layak mendapati. Mematuhi Hukum Allah berarti tidak melanggar perintahNya dan hanya karena Anugerah dia.

1 Korintus 10:13 berkata:

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia 1  m  dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.n  Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Namun, kita tidak bisa 'mempatuhi" untuk "mendapati" kebaikan dari Allah. Bagaimanapun, kita tidak layak mendapat Anugerah Dia, bahkan bagaimana patuh kita kepada Hukum Allah. Kita tidak lebih baik dari orang lain, dan kepatuhan hanya karena Anugerah Allah.


Comments

Popular posts from this blog

14 Januari - Tuhan Mengajar Umat-Nya untuk Memuji dan Menyembah

26 November - Tuhan Bersama Yusuf

3 Desember - Tuhan Memberkati Keluarga Yusuf